Pasar 2026: lintasan kenaikan yang sudah terkonfirmasi
September 2026: 3.084 €/m², setelah serangkaian kenaikan panjang
Pada September 2026, harga rata-rata properti residensial di Kepulauan Canary berada di sekitar 3.084 €/m², meningkat sekitar +13,4% dalam setahun.
Kenaikan ini bukan terjadi begitu saja: ini merupakan bagian dari tren kenaikan berkelanjutan yang terlihat sejak Januari, dengan kenaikan bulanan hampir tanpa henti. Untuk pasar pulau yang sudah sangat wisata, hal ini mengungkapkan beberapa hal:
- daya tarik jangka panjang kepulauan ini, jauh melampaui sekadar efek « pasca-covid » semata;
- penyesuaian harga secara bertahap dibandingkan destinasi wisata matahari Eropa lain (Portugal, Spanyol selatan daratan, Yunani);
- tekanan terus-menerus pada suplai di area yang paling diminati, terutama di tepi pantai.
Dengan kata lain, kita tidak lagi berada di pasar dengan peluang luar biasa, melainkan pasar yang sedang konsolidasi: tren kenaikan kuat, namun logis mengingat permintaan.
Data dari platform Green Acres, spesialis rumah kedua, mengkonfirmasi naiknya segmen pasar ini: di Santa Cruz de Tenerife, properti rata-rata memiliki ukuran besar, tanda minat yang tinggi pada hunian nyaman dan bukan sekadar rumah liburan.
Permintaan yang tangguh: pembeli asing dan sewa musiman
Meski harga naik, permintaan tetap kuat, didorong beberapa profil:
- Warga asing tinggal penuh waktu: pensiunan Eropa, keluarga mencari iklim hangat, pekerja remote.
- Investor properti sewa: individu yang menyasar sewa musiman atau sewa jangka menengah (pengembara digital, pelajar, pekerja relokasi).
- Penduduk Spanyol: utamanya dari kota besar yang mencari rumah kedua atau perubahan gaya hidup.
Hal-hal yang membuat pasar tetap tangguh:
- iklim menarik sepanjang tahun, sehingga musim wisata sangat panjang;
- rute penerbangan rutin ke banyak ibu kota Eropa;
- gaya hidup yang terasa lebih terjangkau dibanding kawasan pantai lain di Eropa Barat.
Sewa musiman berperan penting: memberikan penghasilan tambahan menarik dan menenangkan calon pembeli yang masih ragu. Namun, hal ini juga memperkuat tekanan pada suplai di beberapa kawasan, sehingga mendorong harga di dekat pantai terkenal 😌
Profil pembeli asing mencerminkan permintaan yang kuat ini. Berdasarkan penelusuran di Green Acres untuk provinsi Tenerife, warga Italia sekitar 20% dari permintaan asing, diikuti Prancis (13%) dan Jerman (10%).
Anggaran median sekitar €259.000 untuk Italia dan €328.000 untuk Prancis, dengan luas antara 60 dan 100 m², sehingga median harga sering di atas €3.000/m². Ini menegaskan minat orang Eropa pada properti berukuran wajar namun strategis, bukan hunian besar di pinggiran.
Untuk provinsi Las Palmas (Gran Canaria), struktur permintaan asing serupa: Italia juga teratas (17% permintaan), diikuti Prancis (13%), dengan anggaran rata-rata €255.000 hingga €275.000 untuk luasan sekitar 65–110 m². Lagi-lagi, nampak pola pembelian untuk kesenangan/pemakaian campuran, baik untuk liburan atau disewakan.
Perbedaan antar-pulau: di mana harga naik paling tajam?
Kawasan pesisir Tenerife dan Gran Canaria: harga lebih tinggi, suplai ketat
Pasar paling mahal dan ketat, tidak mengejutkan, terdapat di kawasan pesisir yang sangat wisata, khususnya:
- selatan Tenerife (Costa Adeje, Playa de las Américas, Los Cristianos);
- selatan Gran Canaria (Maspalomas, Playa del Inglés, Meloneras, Arguineguín).
Di area ini, Anda bisa mengharapkan:
- harga per meter persegi jauh di atas rata-rata kepulauan;
- persaingan kuat untuk properti dengan pemandangan laut, teras, atau kolam renang;
- stok terbatas untuk apartemen strategis (5–10 menit jalan kaki dari pantai).
Sebagai gantinya, kawasan ini menawarkan:
- Permintaan sewa hampir tak pernah putus sepanjang tahun;
- proses jual kembali umumnya lebih mudah karena reputasi internasionalnya;
- fasilitas terintegrasi: toko, restoran, sekolah internasional, jaringan kesehatan swasta.
Jika prioritas Anda adalah likuiditas dan kemudahan sewa, kawasan pesisir di Tenerife dan Gran Canaria tetap menjadi andalan, meski tiket masuknya sudah naik pesat.
Tingkat harga median untuk pembeli asing—sering di atas €3.000/m² di Tenerife maupun Las Palmas—menjadi bukti jurang harga antara pantai populer dan area lain.
Di sektor mentereng, anggaran €250.000 hingga €350.000 biasanya hanya cukup untuk apartemen ukuran sedang, bukan villa besar, sehingga sebagian pembeli memilih lokasi sedikit menjorok dari pantai namun tetap strategis.
Pulau bagian dalam: modal awal lebih rendah, mobilitas wajib
Di pedalaman pulau, baik di Tenerife, Gran Canaria, maupun pulau yang lebih kecil (La Palma, La Gomera, El Hierro, Lanzarote, Fuerteventura), harga per m² turun signifikan.
Di sini Anda bisa mendapatkan:
- rumah desa untuk direnovasi, dengan lahan, harga lebih terjangkau;
- apartemen kota kecil non-wisata yang tetap terfasilitasi baik;
- finca atau properti rural untuk proyek hidup yang lebih mandiri.
Namun lokasi semacam ini mengharuskan Anda:
- mobilitas tinggi: mobil pribadi penting, waktu tempuh ke pantai dan pusat kota lebih lama;
- gaya hidup lebih tenang, minim aktivitas malam hari di luar musim wisata;
- potensi sewa umumnya lebih ke jangka panjang, bukan musiman klasik.
Bagi yang ingin gaya hidup baru, ini kompromi harga/kualitas hidup yang baik, asalkan siap dengan:
- ritme hidup ruralsemi-urban;
- likuiditas penjualan lebih rendah ketimbang area wisata populer;
- screening lebih ketat pada bangunan dan akses (jalan, kemiringan, tetangga).
Bila Anda mau tinggal sedikit lebih jauh dari pesisir dan rutin mobile, pedalaman pulau masih menghadirkan peluang bagus di 2026. 🚗
Sewa & imbal hasil: musim panas 2026 catat rekor baru
Musim panas 2026: tingkat hunian dan RevPAR menanjak
Data musim panas 2026 mengukuhkan sehatnya pasar wisata:
- Tingkat hunian hotel dan akomodasi alternatif tinggi, sering melebihi sebelum krisis;
- RevPAR (Pendapatan per kamar tersedia) naik tajam, menurut data INE dan media spesialis;
- permintaan kuat dari turis Eropa dan pelancong (pekerja remote, digital nomad).
Untuk investor individu, ini berarti potensi:
- Pendapatan sewa bruto menarik, terutama di pesisir dan kawasan terhubung;
- opsi kombinasi sewa musiman puncak dan sewa jangka menengah saat low season;
- pandangan positif ke depan selama kepulauan tetap dinilai destinasi aman dan mudah dijangkau.
Namun, tak semua otomatis: imbal hasil sangat tergantung lokasi, kualitas properti, manajemen, dan… aturan lokal.
Anggaran median pembeli asing di Tenerife & Las Palmas menunjukkan bahwa banyak proyek tetap difokuskan pada pola hibrida: penghuni pribadi beberapa minggu dalam setahun, sisanya disewakan, dengan spesifikasi (luas, fasilitas, lokasi) agar tetap menarik sepanjang tahun.
Regulasi lokal: harus diperiksa pulau & kota per kota
Seperti tujuan wisata lain, regulasi lokal seputar sewa musiman rutin berubah di Canary.
Tergantung kota atau pulau, Anda bisa menemui:
- area di mana sewa jangka pendek diizinkan namun diatur (izin, pendaftaran, standar khusus);
- area yang timbul pembatasan baru demi melindungi pasar perumahan lokal;
- gedung apartemen dengan peraturan kolektif yang (sebagian atau seluruhnya) melarang sewa wisata.
Sebelum membeli, sangat penting untuk:
- cek rencana tata ruang kota mengenai zona diperbolehkannya sewa wisata;
- analisa aturan kepemilikan bersama jika beli apartemen;
- konsultasikan dengan profesional lokal (pengacara, gestor, makelar) untuk mengamankan rencana investasi Anda.
Bagi yang berniat tinggal di sana dan hanya sesekali menyewakan, batasan ini biasanya tidak terlalu bermasalah, tapi tetap perlu dipertimbangkan demi kelangsungan investasi dalam jangka menengah-panjang.
Singkatnya, potensi imbal hasil di Canary tetap menarik di 2026, namun harus dianalisis cermat, pulau demi pulau dan kawasan demi kawasan. 🏝️